fakta ketajaman pada pedang katana

Fakta Ketajaman Pada Pedang Katana

Jika membahas tentang pedang katana, pasti tidak lupa dengan negara pembuatnya. Jepang yang pertama kali memperkenalkan katana ini dipercaya sampai saat ini sebagai pedang yang memiliki fakta ketajaman tertinggi di dunia. Terlebih ketika bermain game ataupun menonton film, pasti yang ditunjukkan pada bagian tersebut adalah ketajaman yang terdapat pada pedang katana tersebut. Katana yang juga dikenal dengan pedang samurai itu selalu diyakini oleh sebagian pihak sebagai pedang tertajam dengan memiliki kualitas tinggi. Dengan begitu pasti akan mampu memotong atau memelah beberapa macam benda dengan sangat mudah.

Selain memotong objek berbagai macam benda, pedang jenis samurai ini juga diketahui mampu memotong baju perlidung yang terbuat dari baja sekalipun. Sebab kenyataanya, katana tersebut terbuat dari beberapa logam yang sudah dipanaskan, namun masih memiliki beberapa kekurangan sama seperti pedang jenis logam lainnya. Cara menggunakan katana pun cukup unik, disebutkan bahwa pedang jenis samurai tersebut dipakai mirip seorang pemancing yang sedang mengayungkan kail ke air. Akan tetapi, stamina dalam menggunakannya juga harus terjaga dengan baik, jika anda menggunakannya tanpa mengeluarkan tenaga yang cukup maka benda yang anda targetkan tidak akan berhasil terpotong dengan benar. Hingga kasus yang paling merugikan adalah, katana tersebut disebut-sebut akan mengalami kerusakan dengan cepat dari pada jenis-jenis pedang eropa lainnya.

Berfungsi sebagai sebuah senjata, membuat katana dikhususkan bagi orang-orang yang benar-benar mempunyai keahlian tingkat tinggi agar menjaga penggunaanya tetap aman. Katana yang memiliki bahan baku besi itu banyak diambil dari kepulauan Jepang yang terdapat banyak pasir bervariasi. Pasir itu kemudian diolah menjadi sebongkah baja dengan beberapa kandungan didalamnya yang seragam. Proses pembuatan ini juga terbilang ribet, karena setiap bongkahan baja harus memiliki variasi yang berbeda pula. Ada bongkahan pasir yang bersifat lunak dan ada juga bongkahan yang bersifat keras. Hal tersebut bertujuan agar pada saat penggabungan pedang katana tersebut menjadi lebih fleksibel dan tidak gampang pecah.

Bongkahan pasir yang bersifat keras akan digunakan pada bagian mata pisau. Semakin keras sentuhan katana maka semakin tajam pula ketahanan mata pisau yang dimiliki. Dalam menentukan jumlah bongkahan pasir juga tidak bisa sembarangan, karena efek dari pasir besi yang kebanyakan akan membuat brittle pada pisau katana mudah pecah. Karena logam yang digunakan dalam pedang tersebut lebih cocok ke bagian yang lunak, seperi bagian tulang atau tubuh pedang. Dimana kesesuaian tersebut akan membuat pedang lebih terlihat fleksibel. Selain proses diatas, terdapat juga proses laminasi yang wajib dilakukan. Dimana mata pisau hasil olahan tadi kemudian dihantam dengan keras demi menguji ketahanan pada pedang yang sudah diolah. Proses yang terdapat dalam laminasi juga beragam, dimana jika suatu proses yang dilakukan terlalu rumit, maka otomatis membutuhkan keahlian khusus agar hasilnya bisa mencapai hasil sempurna dan mampu dijual dengan harga yang mahal.

Banyak sekali pedang katana yang menggunakan 1 macam laminasi (Kobuse). Namun baru-baru ini mulai muncul teknik pembuatan pedang katana dengan menggunakan 2 macam laminasi (Honsanmai) tergantung dari ekonomi masing-masing. Sebab samurai premium dengan menggunakan 1 laminasi yang rumit pasti kualitasnya mencapai berkali-kali lipat lebih sempurna daripada teknik yang menggunakan teknik 2 laminasi. Oleh karena itu, katana jenis 1 laminasi lebih dominan dipakai oleh kaum-kaum yang sangat membutuhkan pada saat di medan perang.

 

One thought on “Fakta Ketajaman Pada Pedang Katana

  1. proses pembuatan yang terlalu lama yang membuat pedang katana banyak dikoleksi gan. bukan karena kehebatannya melainkan kualitasnya yang dicari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *