Longsword vs Katana, Mana Pedang yang Paling Hebat?

Longsword vs Katana, Mana Pedang yang Paling Hebat?

Di setiap negara atau daerah, tentunya memiliki senjata khas yang menunjukkan jati diri dari daerah yang bersangkutan. Seperti contohnya untuk kawasan Eropa ada satu senjata pedang yang cukup terkenal dan banyak digunakan, yaitu yang disebut dengan nama longsword, sedangkan di daerah Asia sendiri ada banyak lagi pedang-pedang seperti itu, namun yang lebih terkenal dan iconic adalah yang dikenal dengan istilah katana yang dipakai oleh banyak shogun dan samurai pada zamannya.

Dari dua pedang iconic tersebut, sontak dari tahun ke tahun selalu saja ada perdebatan mengenai mana pedang yang lebih hebat, apakah longsword ataukah katana? Untuk mengetahuinya, berikut penjelasan singkat mengenai katana dan longsword.

Longsword

Longsword

Longsword merupakan pedang dengan ukurang yang sangat panjang mulai dari gagang sampai bilahnya dan dalam penggunaannya harus memakai 2 tangan. Hal itu dikarenakan material yang dipakainya adalah besi utuh yang dibentuk sedemikian rupa. Oleh karena itu, selain panjang, longsword juga cukup berat dan membutuhkan tenaga lebih untuk mengangkat dan mengayunkannya.

Sebuah longsword sendiri banyak dipakai oleh para paladin atau kesatria berkuda saat era peperangan antara pasukan Muslim dengan pasukan Kristen di masa Perang Salib. Dikarenakan tidak mudah bengkok, maka longsword sangat tepat untuk digunakan menusuk lawan secara langsung atau juga menjatuhkan seseorang dengan sekali tebas.

Dan menurut banyak sejarawan, longsword diciptakan untuk digunakan sebagai senjata pertarungan jarak pendek yang mana kesatria yang memakainya dapat menjangkau lawan dari jarak tidak terlalu dekat. Bahkan dengan menggunakan longsword, baju zirah yang terbuat dari anyaman rantai atau juga armor besi pun dapat ditusuk sampai berlubang. Akan tetapi untuk melakukannya juga dibutuhkan tenaga yang cukup besar.

Katana

Katana

Katana sendiri merupakan sebuah pedang tradisional Jepang yang memiliki bentuk sedikit curva dengan bilah tajam pada satu sisi saja. Untuk menciptakannya, seorang pandai besi harus melakukan serangkaian proses khusus terlebih dahulu dan sangat berbeda dengan proses pembuatan sebuah longsword.

Dikarenakan hal itulah, maka ketika digunakan untuk bertarung, katana lebih stabil dan dapat lurus saat ditusukkan atau disabetkan ke tubuh musuh. Selain itu, dalam proses pengasahannya melalui beragam proses yang mana membuat katana sangat tajam. Dan tidak hanya tajam, untuk menembus baju zirah pun, katana dapat dengan mudah melakukannya.

Ditambah lagi, di bagian dalam sarung atau waranka pedangnya, terdapat bilah besi yang bertugas sebagai pengasah bagian tajam dari katana. Jadi ketika dicabut atau dimasukkan, secara otomatis pedang tersebut akan terasah.

Berdasarkan banyak sejarawan, katana sangat populer dipakai untuk pertarungan jarak pendek di Jepang. Dan akan membuat luka menganga yang cukup lebar serta sayatan dalam bagi seseorang yang terkena langsung.

Untuk memegangnya pun ada aturan khusus atau tidak boleh sembarangan. Jika longsword dalam penggunaanya harus memakai dua tangan dan mengayunkannya dari arah atas atau sedikit serong ke kiri dan kanan, katana juga menggunakan 2 tangan dalam memegangnya namun hanya dibutuhkan satu tangan ketika menyabetkannya. Arah ayunannya pun lebih variatif karena pada dasarnya katane diciptakan untuk membelah, bukan untuk menusuk.

Kesimpulan

Membandingkan katana dengan longsword sama saja dengan membandingkan sebuah apel dengan jeruk. Kedua pedang tersebut memiliki karakteristik, fungsi dan keunikan masing-masing. Longsword lebih berat dan panjang sehingga sulit untuk dapat menahan ayunannya ketika terkena langsung, sedangkan katana lebih pendek, ringan dan tipis yang sangat cocok untuk bertarung dengan sekali tebasan.